Supersoft Teknologi

Crew yang kompak menghasilkan software yang tepak: D

Example syntax for Secure Copy (scp)

December 20, 2012


scp allows files to be copied to, from, or between different hosts. It uses ssh for data transfer and provides the same authentication and same level of security as ssh.

Examples

Copy the file “foobar.txt” from a remote host to the local host

    $ scp your_username@remotehost.edu:foobar.txt /some/local/directory

Copy the file “foobar.txt” from the local host to a remote host

    $ scp foobar.txt your_username@remotehost.edu:/some/remote/directory

Copy the directory “foo” from the local host to a remote host’s directory “bar”

    $ scp -r foo your_username@remotehost.edu:/some/remote/directory/bar

Copy the file “foobar.txt” from remote host “rh1.edu” to remote host “rh2.edu”

    $ scp your_username@rh1.edu:/some/remote/directory/foobar.txt \
    your_username@rh2.edu:/some/remote/directory/

Copying the files “foo.txt” and “bar.txt” from the local host to your home directory on the remote host

    $ scp foo.txt bar.txt your_username@remotehost.edu:~

Copy the file “foobar.txt” from the local host to a remote host using port 2264

    $ scp -P 2264 foobar.txt your_username@remotehost.edu:/some/remote/directory

Copy multiple files from the remote host to your current directory on the local host

    $ scp your_username@remotehost.edu:/some/remote/directory/\{a,b,c\} .
    $ scp your_username@remotehost.edu:~/\{foo.txt,bar.txt\} .

scp Performance

By default scp uses the Triple-DES cipher to encrypt the data being sent. Using the Blowfish cipher has been shown to increase speed. This can be done by using option -c blowfish in the command line.

    $ scp -c blowfish some_file your_username@remotehost.edu:~

It is often suggested that the -C option for compression should also be used to increase speed. The effect of compression, however, will only significantly increase speed if your connection is very slow. Otherwise it may just be adding extra burden to the CPU. An example of using blowfish and compression:

    $ scp -c blowfish -C local_file your_username@remotehost.edu:~

Contributions

Thanks Stewart Macleod for port example.

MYSQL Performance

August 10, 2012

MySQL Performance :: kemarin visit lokasi client, yang database servernya bermasalah — sebuah query untuk laporan rekap membutuhkan waktu 30 menit.
Kini proses rekap tsb selesai dalam waktu < 1 detik……. :-) performa naik 1800x lipat, setelah investigasi sekitar 10 menit.

Solusi kasus tsb mudah sekali - penggunaan index yang tepat :-) maka performa bisa langsung naik drastis.

Tentu saja index juga ada kelemahannya, seperti :

(#) Extra disk space : dibutuhkan space ekstra untuk file-file index. Namun, ketika hard disk sudah mulai berukuran Terabyte :) maka ini tidak terlalu menjadi masalah.

(#) Slower Write : ini bisa terjadi karena proses penyimpanan data secara otomatis juga mengakibatkan index jadi di update.

Pada jumlah / ukuran index yang besar DAN volume write yang banyak, maka ini bisa menyebabkan penurunan performa.

SOLUSI :
*** Gunakan index seperlunya.
*** Jika perlu, pisahkan index ke disk yang lainnya.

CARA MENEMUKAN QUERY YANG LAMBAT ::

(#) Edit file konfigurasi MySQL, misal: /etc/mysql/my.cnf
(#) Pastikan ada baris-baris sbb :

log_slow_queries = /var/log/mysql/mysql-slow.log
long_query_time = 1
log-queries-not-using-indexes

(#) Restart MySQL
(#) Kini kita tinggal memperhatikan isi file log tsb diatas, misalnya dengan perintah : tail -f /var/log/mysql/mysql-slow.log

CARA MENGETAHUI ‘KENAPA’ QUERY LAMBAT ::

(#) Buka console MySQL : mysql -u usermysql -p
(#) Atau buka tab SQL di phpMyAdmin : http://localhost/phpmyadmin/​server_sql.php

(#) Ketikkan query yang lambat tsb, dengan sebelumnya diawali dengan statement “EXPLAIN”.

Contoh : EXPLAIN SELECT nama, alamat FROM team WHERE location = 5;

Maka akan muncul detail dari eksekusi query tsb, sehingga kita bisa melihat dimana titik masalahnya.

Jasa Outsourching Akuntansi

November 28, 2011

Khabar gembira. Keada para mitra, mulai saat ini, Supersoft Teknologi menyediakan jasa akuntansi untuk para mitra yang membutuhkan pelaporan keuangan di perusahaan Anda, khususnya server pulsa. Jadi, Anda cukup konsentrasi penjualan, kita akan membuatkan laporan rugi-laba harian, dan melaporkan jika ada hal-hal keuangan yang mencurigakan. Selanjutnya, Anda bisa bicarakan dengan pihak IT Supersoft untuk penyelesaiannya.

Targetnya adalah Anda tahu secara harian, seberapa rugi dan untung usaha Anda. Untungnya dari posisi mana, dan ruginya di posisi mana, sehingga Anda bisa membuat keputusan manajemen atau pemasaran lebih mudah.

Beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh :

  1. Anda tidak perlu mengambil tenaga akuntansi lagi. Karena membayar tenaga akuntansi yang bisa membuat laporan keuangan dengan benar juga tidak mudah, juga tidak murah.
  2. Anda bisa lebih konsentrasi untuk manajemen dan penjualan.
  3. Biaya lebih ringan daripada membayar tenaga akuntansi tersendiri.

Perlu diketahui, bahwa tugas jasa keuangan ini hanya akan bisa bekerja dan berhasil jika didukung oleh keterbukaan dan kerjasama yang baik, khususnya dalam hal keuangan di pihak mitra. Tidak harus melaporkan fungsi uang tersebut secara detil, cukup jenis transaksinya. Misalnya : untuk keperluan beli mobil avanza, dicatat ‘keperluan pribadi’. Jadi, tidak seluruh fungsi keuangan perlu kami ketahui, yang penting angkanya jelas. Untuk pembiayaannya, diatur sebagai berikut :

  • Transaksi s.d. 1.000 per hari, biaya Rp 350.000 per bulan
  • Transaksi 1.000 - 3.000 per hari, biaya Rp 500.000 per bulan
  • Transaksi 3.000 - 7.000 per hari, biaya Rp 750.000 per bulan
  • Transaksi 7.000 - 15.000 per hari, biaya Rp 1.000.000 per bulan
  • Diatas 15.000 per hari 1.250.000 per bulan

Jika Anda membutuhkan bantuan akuntansi untuk usaha bidang lain, silakan menghubungi kami. Mungkin bisa membantu. Khusus untuk usaha diluar server, solusi yg kami tawarkan sebenarnya beserta software akuntansinya. Akan tetapi, sampai saat ini belum nemenukan brand yang tepat, sehingga belum berani kami rilis.

Cara sederhana menghitung cash flow

October 14, 2011

Mungkin ini bisa dijadikan contoh, apakah server Anda sehat ataukah tidak.

AKTIVA (Kas, Kekayaan)  

  • Kas BCA : 45.300.000
  • Kas Mandiri : 12.500.000
  • Stok Telkomsel ( seluruh stok x harga beli) = 14.000.000
  • Stok Dompet Pulsa ( harga beli ) = 9.800.000
  • Stok SEV = 7.500.000
  • Stok Supplier A (h2h) : 450.000
  • Stok Supplier B (h2h) : 1.800.000
  • Piutang Agen ( Agen yang hutang ke kita ) : 2.500.000

PASSIVA (Tanggungan, Hutang) 

  • Hutang ke supplier ( Bayar belakang / mundur )  : 4.000.000
  • Deposit Agen (total saldo Agen) : 95.000.000

Total Aktiva - Total Passiva == > 93.850.000 - 99.000.000 = - 5.150.000

=====================================================

Kesimpulan, perusahaan masih menanggung beban rugi Rp. 5.150.000. Bagaimana posisi keuangan server Anda??

Syntax interaktif SMS dan USSD (Bagi Pulsa)

August 2, 2011

Bagi yang menggunakan sistem bagi pulsa, baik itu via sms maupun via USSD, sekarang ini biasanya membutuhkan reply dari kita untuk persetujuan. Untuk masalah ini, bisa menggunakan fitur yang ada di aplikasi GSM Order versi terbaru.

Untuk USSD, reply jawaban selanjutnya disambung dengan karakter ‘>’, sedangkan untuk via sms, bisa menggunkan kolom di setting untuk kata kunci tertentu, dan jawaban otomatis dari kita yang dikirimkan.

Contoh : *123#>4 ( artinya setelah mendapat jawaban dari ussd *1234#, kita memilih pilihan 4 untuk proses selanjutnya.

Sistem Cluster Baru

July 28, 2011

Untuk sistem cluster terbaru, agar dapat menjembatani transaksi lintas operator, maka akan diganti dengan model seperti HRL. Jadi kode awal akan berbeda dengan kode akhir, disesuaikan dengan cluster (daerah counter yang transaksi, misalnya kecamatan) yang ada. Contoh :

  • Cluster A ( dalam region dealer XL )  X > X
  • Cluster B ( dalam region dealer XL )  X > X
  • Cluster C ( diluar region dealer XL )  X > XL
  • Cluster A ( dalam region dealer TSEL ) S > S
  • Cluster B ( luar region dealer TSEL )  S > SL
  • Cluster C ( luar region dealer TSEL2 ) S > SC

Maka data yang dimasukkan adalah :

  1. ‘CLUSTERC’, ‘X’, ‘XL’
  2. ‘CLUSTERB’, ‘S’,'SL’
  3. ‘CLUSTERC’,'S’,'SC’

Dengan metode seperti ini, maka database yang dibutuhkan sangat kecil daripada HRL. Yang dibutuhkan adalah pemetaan agen saja di data member (stockiest).

Solusi Manajemen Cluster Telkomsel

January 10, 2011

Kebijakan cluster menurut sebagian pengusaha server memang tidak adil, akan tetapi kalau dipandang dari sudut pandang sistem distribusi yang teratur, sebenarnya suatu hal yang wajar dan positif bagi dunia usaha. Dimana, penyebaran produk betul-betul bisa dikontrol dari sistem distribusi resmi yang dibangun operator. Tidak lagi menjadi bias, karena belum tentu stok wilayah tertentu yang diberikan oleh operator, penyebarannya tidak jelas kemana.

Pengusaha server, menurut pandangan kami ada baiknya tidak tergesa-gesa untuk melakukan perlawanan atas kebijakan ini, akan tetapi harus berpikir keras untuk bisa mencari solusi agar tetap bisa menjalankan usahanya dengan baik. Sehingga prinsip usaha, sama-sama menguntungkan dan berkeadilan, akan tetap bisa dijalankan. More »

Panduan Trx PPOB Lewat XML (App XMLORDER)

January 4, 2011

Bagi para mitra yang ingin transaksi PPOB lewat H2H, disini kami berikan contoh penggunaan aplikaxi XMLOrder (pakai versi rilis yang sudah ada). Ide awalnya sebenarnya trx PPOB ini sekedar membuat kode voucher baru di data voucher. Sehingga yang dibutuhkan adalah :

  1. Bikin kode voucher seperti CTLP (Cek Telpon/Telkom), BTLP (BayarTelpon), CSPD (cek Speedy), BSPD (Bayar Speedy), CPLN (Cek PLN) atau BPLN (Bayar PLN).
  2. Bikin Syntax XML ke suppliernya yang ditaruh di aplikasi XMLORDER. More »